Posted on

Madrid Tunjuk Pengganti Ramos

Madrid Tunjuk Pengganti Ramos

Madrid Tunjuk Pengganti RamosRumor tetang kepergian Sergio Ramos yang semakin menguat membuat Real Madrid mulai bergerak cepat untuk mencari pemain pengganti. Nama pemain bertahan Arsenal yaitu Laurent Koscielny telah dikabarkan akan memimpin daftar pemain yang akan menggantikan Sergio Ramos nantinya.

Real Madrid dan Sergio Ramos yang telah gagal untuk mencapai kesepakatan dalam perpanjangan kontrak. Hal tersebut membuat Sergio Ramos pemain internasional yang berkebangsaan Spanyol itu ngebet akan meninggalkan Santiago Bernabeu yang merupakan markas besar Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini.

Seperti yang telah diberitakan dari Express pada Kamis (25/6/2015), Los Blancos yang merupakan julukan Real Madrid langsung mengincar Laurent Koscielny untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Sergio Ramos. Pelatih baru Real Madrid yaitu Rafael Benitez telah meyakini Laurent Koscielny pesepakbola yang telah berusia 29 tahun itu akan menjadi pemain yang sangat tepat untuk memperkuat barisan pertahanan team Real Madrid nantinya.

El Real yang kabarnya telah siap memberikan penawaran pertama kepada Arsenal dalam waktu sangat dekat ini dengan mahar sebesar 21.5 juta pounds atau sekitar Rp448 miliar yang disebut-sebut menjadi tawaran pertama yang diajukan untuk merayu The Gunners yang merupakan julukan Arsenal.

Mengingat bahwa bagaimana peran vital Laurent Koscielny bagi Arsenal yang selama ini sepertinya sulit bagi Real Madrid mewujudkan transfer tersebut. Pelatih Arsenal yaitu Arsene Wenger yang diprediksikan tidak akan rela begitu saja melepas salah satu pemain andalannya yang notabene adalah sosok berpengalaman di lini belakang Meriam London tersebut.

Posted on

Perjalanan Menuju Berlin ,Juventus Kejutkan Eropa

Perjalanan Menuju Berlin ,Juventus Kejutkan Eropa

Perjalanan Menuju Berlin ,Juventus Kejutkan Eropa

Tidak diunggulkan, Juventus Berikan Eropa Kejutan dengan melaju ke final Liga Champions buat kali perdana dalam 12tahun terakhir.

Juventus ternyata berhasil mengakhiri penantian yang panjang dalam 12tahun demi menuju final Liga Champions, sesudah berhasil menahan Real Madrid 1-1 di Santiago Bernabeu, terhadap leg ke-2 semi-final, Kamis (14/5) dini hari WIB. La Vecchia Signora mempunyai wewenang melaju ke puncak, dengan hasil top agregat 3-2.

Kesuksesan itu bisa di bilang mengejutkan, sebab Juventus bukanlah unggulan Liga Champions periode ini. Walaupun teramat mendominasi di Serie A Italia, I Bianconeri tidak diperhitungkan dikarenakan kerap tersisih di fase-fase awal pertandingan. Periode dulu saja mereka tidak sukses lolos dari babak fase kelompok.

Lewat proses yang panjang & pembuktian mutu berulang kali, hasilnya Juventus bisa mematahkan segala prediksi sampai hingga di partai puncak, untuk mendapati trofi Liga Champions ke3. Dipimpin oleh pelatih cerdas dalam diri Massimiliano Allegri, La Fidanzata D’Italia menjadi tim yang amat sangat tangguh dalam pertahanan & mematikan dikala menyerang lawan.

Mulai Sejak dari runner-up Liga Champions dua masa terakhir, Atletico Madrid & Borussia Dortmund, tim kuda hitam AS Monaco, dan juga juara bertahan Real Madrid, Juventus bisa menebas mereka dengan cara tegas. Saat Ini Barcelona menjadi tim terakhir yang menjadi penghalang La Vecchia Omcidi dalam cita cita demi mengecup “Si Kuping Lebar”.

Apakah Sang Kekasih Italia mampu mewujudkannya saat bentrok 6 Juni esok nanti di Olympiastadion Berlin, Jerman?

Posted on

Benitez Menanti Panggilan Madrid

Benitez Menanti Panggilan Madrid

Benitez Menanti Panggilan MadridRafael Benitez saat ini sedang menunggu tawaran dari team raksasa Spanyol yaitu Real Madrid untuk menjadi pelatih dari Cristiano Ronaldo dan teman-teman. Hal itu tidak terlepas dari kepastian Los Blancos yang telah memberhentikan Carlo Ancelotti dari kursi entrenador sebagai pelatih.

Sebagaimana yang telah diketahui pada Selasa (26/5/2015) dini hari WIB melalui Presiden Florentino Perez, Real Madrid resmi mengkhiri masa kerja Carlo Ancelotti di Santiago Bernabeu yang merupakan markas besar Real Madrid. Walau hanya berusia dua musim di Ibu Kota Spanyol, Don Carlo yang merupakan sapaan akrab Carlo Anchelotti yang telah memberikan empat gelar, termasuk trofi La Decima di Liga Champions.

Faktanya bahwa pencapaian tersebut belum saja cukup. Bahkan Florentino Perez selaku presiden dan orang nomor satu di Real Madrid, dia telah meyakini El Real yang merupakan julukan Real Madrid saat ini perlu memulai era baru dan mengganti pelatih menjadi sebuah langkah awal yang pasti.

Berbicara mengenai pengganti Carlo Ancelotti, Florentino Perez sangat terlihat setuju dengan wacana mencari pelatih yang sudah terbiasa berbahasa Spanyol. Secara tidak langsung, isyarat itu menuju kepada pelatih Napoli yaitu Rafael Benitez.

Kondisi mantan pelatih Valencia dan Liverpool di Sao Paolo saat ini juga sedang tidak bagus. Dia terlihat tidak mau memperpanjang kontraknya yang akan habis pada akhir musim ini seiring berkahirnya musim 2014-2015 ini. Menurut AS pada Selasa (26/5/2015), Rafael Benitez pelatih dengan usia 55 tahun itu sedang menunggu manajemen Los Blancos untuk menghubunginya langsung dan memberikan kontrak kepadanya.

Posted on

Line-Up Juventus Kontra Real Madrid Belum Ditentukan

Line-Up Juventus Kontra Real Madrid Belum Ditentukan

Line-Up Juventus Kontra Real Madrid Belum Ditentukan

Line-Up Juventus Kontra Real Madrid Belum Ditentukan

Allegri masih akan mempertimbangkan banyak hal sebelum memastikan skuatnya.

Juventus akan melakoni laga krusial menyambut leg kedua semi-final Liga Champions di Santiago Bernabeu pertengahan minggu depan.
Real Madrid sudah menunggu dengan tekad mengalahkan Juventus dan lolos ke final Liga Champions musim ini.

Untuk itu, Juventus melakukan persiapan khusus, termasuk mengistirahatkan sebagian besar pemain terbaiknya kala menjamu Cagliari dinihari tadi. Namun demikian, Massimiliano Allegri masih belum bisa memastikan siapa yang akan dimainkannya di Bernabeu nanti.

“Apakah saya memiliki keraguan mengenai susunan pemain saya? Lebih dari sekadar keraguan malahan. Saya memiliki banyak hal untuk dievaluasi,” kata Allegri, Minggu (10/5).

“Ada risiko di mana laga harus dituntaskan hingga babak perpanjangan waktu, makanya kami membutuhkan pemain dalam kondisi bugar.”

“Saya tak tahu bagaimana pilihan Carlo Ancelotti. Real Madrid memiliki teknik hebat dan kami harus memiliki pendekatan menyerang, karena kami tak memaksimalkan empat atau lima kelemahan kami di leg pertama.”

“Kami harus bisa mencetak gol di sana, karena bila yang terjadi sebaliknya, situasinya akan jadi berat,” tandasnya.

Berbekal kemenangan 2-1 di leg pertama, Juventus minimal membutuhkan hasil seri untuk lolos ke final Liga Champions musim ini.

Posted on

Mauricio Pochettino Ingin Pulangkan Gareth Bale Ke Tottenham Hotspur

Mauricio Pochettino Ingin Pulangkan Gareth Bale Ke Tottenham Hotspur

Mauricio Pochettino Ingin Pulangkan Gareth Bale Ke Tottenham Hotspur

Mauricio Pochettino Ingin Pulangkan Gareth Bale Ke Tottenham Hotspur

Kritik terhadap sayap Real Madrid ini masih belum berhenti sehingga membuat Mauricio Pochettino prihatin.

Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino memberikan rasa simpatinya kepada Gareth Bale setelah pemain sayap asal Wales itu mendapat kritik tajam akibat performanya yang belakangan tak memuaskan di Real Madrid.

Di musim keduanya di Santiago Bernabeu, eks sayap Tottenham ini memang sering mendapat celaan. Yang terkini, banyak pihak merasa tak puas dengan penampilan Bale saat Madrid ditaklukkan Juventus 2-1 di leg pertama semi-final Liga Champions, Selasa (5/5) lalu.

Menanggapi situasi tersebut, Pochettino meminta Bale untuk tetap sabar sembari secara bercanda memintanya untuk kembali ke White Hart Lane.

“Jika dia tidak merasa nyaman di Madrid, kami akan memberikan tempat yang hangat di sini. Kami terbuka untuknya!” ujar Pochettino ringan.

“Tentu saja tak mudah bagi seorang pemain yang datang di klub besar seperti Real Madrid. Gareth Bale memiliki kualitas untuk menjadi pemain sukses. Dia hanya butuh waktu. Budaya dan cuaca di Spanyol sangatlah berbeda sehingga akan menyulitkan untuk beradaptasi ketika Anda datang dari Inggris,” tutur Pochettino membela.