Posted on

Palermo Dapatkan Alberto Gilardino

Palermo Dapatkan Alberto Gilardino

Palermo Dapatkan Alberto GilardinoSalah satu klub papan tengah Liga Serie A Italia yaitu Palermo telah resmi mendatangkan mantan pemain bintang AC Milan yaitu Alberto Gilardino pada jendela transfer musim panas 2015 yang lalu. Tidak dijelaskan berapa banyak dana yang dikeluarkan oleh kubu Palermo untuk mendatangkannya dari klub China yaitu Guangzhou Evergrande.

Seperti yang telah dilansir dari Sportsmole pada Jumat (28/8/2015), Presiden Rosanero yang merupakan julukan Palermo yaitu Maurizio Zamparini telah mengungkapkan bahwa hal ini pekan lalu. Namun, hal tersebut baru terealisasi pada pekan ini.

“Palermo sangat senang sekali mengumumkan penandatanganan Alberto Gilardino. Kami sangat gembira sekali menyambut salah satu pemain yang bersinar di sepakbola Italia dan pemain yang membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006 yang lalu, serta AC Milan musim 2007 yang lalu,” demikian pernyataan resmi situs Palermo seperti yang telah dilansir dari Football-Italia pada Jumat (28/8/2015).

“Sebuah bakat murni. Dia telah menyarangkan 178 gol di panggung Liga Serie A Italia dan 18 gol di kompetisi Eropa,” sambung dari pernyataan tersebut.

Alberto Gilardino pemain dengan kelahiran Biella, Italia itu mengawali karier profesionalnya bersama Piacenza. Penampilan yang menawannya membuat dia dipinang oleh AC Milan musim 2005 yang lalu. Selama berada di San Siro yang merupakan markas besar AC Milan, Gila demikian dia disapa turut menyarangkan 36 gol dalam 94 pertandingan. Sementara bersama Gli Azzurri yang merupakan julukan AC Milan,d ia memiliki 57 caps dan 19 gol.

Posted on

Llorente Ingin Bertahan di Juventus

Llorente Ingin Bertahan di Juventus

Llorente Ingin Bertahan di JuventusPenyerang Juventus yaitu Fernando Llorente sangat berharap bisa bertahan di Juventus Stadium yang merupakan markas besar Juventus pada musim depan. Fernando Llorente penyerang yang berasal dari Spanyol itu telah menilai dalam waktu yang cukup dekat dia akan berbicara dengan klub terkait masa depannya bersama salah satu Raksasa Italia tersebut.

Sebagaimana yang telah diketahui, peluang Fernando Llorente penyerang yang telah berusia 29 tahun untuk bermain secara reguler bersama Juventus di musim 2015-2016 sepertinya akan sangat kecil. Apalagi kalau bukan kehadiran Alvaro Morata serta kehadiran dua pemain baru mereka yaitu Mario Mandzukic dan Paulo Dybala.

Belum lagi rencana La Vecchia Signora yang merupakan julukan Juventus untuk mendatangkan Simone Zaza serta Stevan Jovetic, praktis  saja akan memperkecil peluangnya untuk bermain sebagai pemain pembuka. Untuk itu pilihan pindah ke team lain bisa dibilang sebagai pilihan yang sangat bijak. Namun, Fernando Llorente tetap bersikeras untuk bertahan di Juventus team peraih 31 gelar Scudetto tersebut.

“Sekarang tujuan utama saya adalah untuk bertahan di Juventus dan saya akan berbicara dengan klub serta harus tahu apa yang akan mereka katakan nantinya. AS Monaco? Saya tidak tahu tentang itu, saya baru saja menikah dan ingin menikmati masa bulan madu,” jelas Fernando Llorente seperti yang telah dikutip dari Sport Mediaset pada Selasa (22/6/2015).

Selain itu, Fernando Llorente mantan pemain Athletic Bilbao itu juga berbicara terkait masa depan Carlos Tevez bersama Juventus. Sebagaimana yang telah diketahui, Carlos Tevez dirumorkan akan segera hengkang dari Juventus Stadium untuk menuju klub profesional pertamanya yaitu Boca Juniors.

“Carlos Tevez? Mari kita lihat apakah dia yang akan pergi atau tidak. Jika nantinya dia pergi tentu saja kami akan sangat menyesal, mengingat dia merupakan penyerang yang sangat hebat. Akan banyak perubahan yang terjadi di kubu team ini dan mari kita lihat apa yang akan terjadi nantinya,” urai Fernando Llorente.

Posted on

Kegigihan AS Roma

Kegigihan AS Roma

Kegigihan AS RomaRaksasa Italia yaitu AS Roma telah mengawali Liga Serie A Italia pada musim 2014-2015 ini dengan misi memperebutkan scudetto bersama dengan Juventus. Namun pada pertengahan musim, Serigala Ibu Kota yang merupakan julukan AS Roma yang tertatih-tatih dan justru sangat bersaing dengan rival sekotanya yaitu Lazio untuk merebutkan zona Liga Champions di posisi yang kedua.

Posisi tersebut merupakan posisi yang langsung meloloskan team ke fase grup Liga Champions pada musim 2015-2016. Persaingan antara kedua klub tersebut pun berlangsung dengan seru dan AS Roma akhirnya menempati peringkat yang kedua saat menang dengan skor 2-1 di Derbi Ibu Kota atas Lazio. Kegigihan Francesco Totti dan kawan-kawan yang dipuji sang pelatih yaitu Rudi Garcia.

“Semusim ini tidak pernah berjalan dengan mulus dan kami harus melewati beberapa rintangan yang cukup sulit. Kami memiliki sederet pemain cukup fantastis di sini dan kami terus bersama serta hal itulah yang akan membuat kami berakhir berada di posisi yang kedua,” ucap Rudi Garcia yang sebagaimana telah diwartakan oleh Football Italia pada Minggu (31/5/2015).

“AS Roma adalah salah satu team dengan proyek yang sangat menarik di Eropa dan dunia pesepakbola akan tetapi kami tidak boleh terlalu jauh berpikir. Penilaian umum kami adalah kami ada di atas liga tetapi Juventus ada di liganya sendiri pada saat ini,” sambung Rudi Garcia.

Untuk lebih lanjut Rudi Garcia telah menilai teamnya cukup belajar banyak dari kegagalan yang ada di Liga Champions pada musim ini. Setelah bergabung dengan di grup neraka bersama dengan Bayern Munich, Manchester City dan CSKA Moskow.

“Kami yang ditempatkan di grup neraka di Liga Champions tetapi itu semua pengalaman yang sangatbagus untuk kami. Semoga saja kami berada di posisi yang ketiga di undian musim depan dan Kami berharap mungkin berada di grup yang lebih muda,” harap Rudi Garcia mantan pelatih OSC Lille.