Posted on

Perjalanan Menuju Berlin ,Juventus Kejutkan Eropa

Perjalanan Menuju Berlin ,Juventus Kejutkan Eropa

Perjalanan Menuju Berlin ,Juventus Kejutkan Eropa

Tidak diunggulkan, Juventus Berikan Eropa Kejutan dengan melaju ke final Liga Champions buat kali perdana dalam 12tahun terakhir.

Juventus ternyata berhasil mengakhiri penantian yang panjang dalam 12tahun demi menuju final Liga Champions, sesudah berhasil menahan Real Madrid 1-1 di Santiago Bernabeu, terhadap leg ke-2 semi-final, Kamis (14/5) dini hari WIB. La Vecchia Signora mempunyai wewenang melaju ke puncak, dengan hasil top agregat 3-2.

Kesuksesan itu bisa di bilang mengejutkan, sebab Juventus bukanlah unggulan Liga Champions periode ini. Walaupun teramat mendominasi di Serie A Italia, I Bianconeri tidak diperhitungkan dikarenakan kerap tersisih di fase-fase awal pertandingan. Periode dulu saja mereka tidak sukses lolos dari babak fase kelompok.

Lewat proses yang panjang & pembuktian mutu berulang kali, hasilnya Juventus bisa mematahkan segala prediksi sampai hingga di partai puncak, untuk mendapati trofi Liga Champions ke3. Dipimpin oleh pelatih cerdas dalam diri Massimiliano Allegri, La Fidanzata D’Italia menjadi tim yang amat sangat tangguh dalam pertahanan & mematikan dikala menyerang lawan.

Mulai Sejak dari runner-up Liga Champions dua masa terakhir, Atletico Madrid & Borussia Dortmund, tim kuda hitam AS Monaco, dan juga juara bertahan Real Madrid, Juventus bisa menebas mereka dengan cara tegas. Saat Ini Barcelona menjadi tim terakhir yang menjadi penghalang La Vecchia Omcidi dalam cita cita demi mengecup “Si Kuping Lebar”.

Apakah Sang Kekasih Italia mampu mewujudkannya saat bentrok 6 Juni esok nanti di Olympiastadion Berlin, Jerman?

Posted on

Kegigihan AS Roma

Kegigihan AS Roma

Kegigihan AS RomaRaksasa Italia yaitu AS Roma telah mengawali Liga Serie A Italia pada musim 2014-2015 ini dengan misi memperebutkan scudetto bersama dengan Juventus. Namun pada pertengahan musim, Serigala Ibu Kota yang merupakan julukan AS Roma yang tertatih-tatih dan justru sangat bersaing dengan rival sekotanya yaitu Lazio untuk merebutkan zona Liga Champions di posisi yang kedua.

Posisi tersebut merupakan posisi yang langsung meloloskan team ke fase grup Liga Champions pada musim 2015-2016. Persaingan antara kedua klub tersebut pun berlangsung dengan seru dan AS Roma akhirnya menempati peringkat yang kedua saat menang dengan skor 2-1 di Derbi Ibu Kota atas Lazio. Kegigihan Francesco Totti dan kawan-kawan yang dipuji sang pelatih yaitu Rudi Garcia.

“Semusim ini tidak pernah berjalan dengan mulus dan kami harus melewati beberapa rintangan yang cukup sulit. Kami memiliki sederet pemain cukup fantastis di sini dan kami terus bersama serta hal itulah yang akan membuat kami berakhir berada di posisi yang kedua,” ucap Rudi Garcia yang sebagaimana telah diwartakan oleh Football Italia pada Minggu (31/5/2015).

“AS Roma adalah salah satu team dengan proyek yang sangat menarik di Eropa dan dunia pesepakbola akan tetapi kami tidak boleh terlalu jauh berpikir. Penilaian umum kami adalah kami ada di atas liga tetapi Juventus ada di liganya sendiri pada saat ini,” sambung Rudi Garcia.

Untuk lebih lanjut Rudi Garcia telah menilai teamnya cukup belajar banyak dari kegagalan yang ada di Liga Champions pada musim ini. Setelah bergabung dengan di grup neraka bersama dengan Bayern Munich, Manchester City dan CSKA Moskow.

“Kami yang ditempatkan di grup neraka di Liga Champions tetapi itu semua pengalaman yang sangatbagus untuk kami. Semoga saja kami berada di posisi yang ketiga di undian musim depan dan Kami berharap mungkin berada di grup yang lebih muda,” harap Rudi Garcia mantan pelatih OSC Lille.