Posted on

Karl-Heinz Riedle Setuju Ilkay Gundogan Gabung Dengan Barca

Karl-Heinz Riedle Setuju Ilkay Gundogan Gabung Dengan Barca

Karl-Heinz Riedle Setuju Ilkay Gundogan Gabung Dengan Barca

Bagi Karl-Heinz Riedle, Ilkay Gundogan takkan kesusahan beradaptasi di Barca lantaran tipikal permainannya serupa Xavi.

Eks penyerang Borussia Dortmund, Karl-Heinz Riedle, membahas bagaimana bisa saja Ilkay Gundogan pindah club musim panas ini.

Gundogan telah buka bicara bahwa dapat meninggalkan Dortmund dengan maksud yang belum ditentukan. Banyaknya club unggul Eropa tertarik merekrut gelandang berumur 24 th itu. Manchester United & Arsenal persaingan dari Inggris, sedangkan Bayern Munich pula tergiur mendapatkannya. Tidak luput juga Barcelona.

“Awalnya sungguh tapi sayang ia meninggalkan Dortmund. Namun jikalau dirinya pilih Barcelona, aku bakal memberinya ucapan selamat,” tukas Riedle pada Pers Jerman.

“Barcelona club yg ditakdirkan buat gaya permainannya. Jika beliau 100% fit, dia adalah pemain yang sensasional. Aku rasa kita belum menonton tampilan paling baik dari Gundogan.”

Riedle percaya Barcelona bisa memakai servis Gundogan yang terkenal sangat baik.

“Jarang aku lihat seseorang pemain dengan kecerdasan & kebolehan sepakbola melebihi daripada Gundogan. Sehingga aku percaya ia mampu serta-merta di terima di Barcelona. Bagi aku dirinya seperti ‘Xavi Baru’ yang bisa mengatur & mendikte irama Permainan. Di bidang ini, dirinya salah satu yang paling baik didunia,” lanjutnya.

Riedle pun melontarkan opininya menyangkut pengunduran diri Jurgen Klopp yang merupakan pelatih Dortmund.

“Jurgen sanggup beradaptasi dimana saja. Pasti enteng baginya bertahan di Jerman sebab popularitasnya juga caranya menangani pemberitaan. Bakal jadi tantangan yang lebih gede buatnya bila pindah ke Inggris atau Spanyol. Beliau pelatih hebat & bakal menentukan pilihannya,” ungkap laki-laki 49 th ini.

“Saya tak akan merekomendasikan club apapun. Tetapi yang tentu aku tidak mampu ialah membayangkan dirinya pindah ke Stoke City. Club akbar dari Liga Primer atau La Liga sesuai dengan gayanya sebagai pelatih.”